Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia, Jakarta ?

#InfoEB #BiayaHidup
#Kota #Longpost
Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia, Jakarta ?

1. Singapura

Masih sama seperti tahun lalu, Singapura masih menjadi negara paling mahal di dunia. Harga satu
bungkus rokok sekitar Rp 132 ribu, sedangkan harga BBM-nya dibanderol Rp 21 ribu.

Namun, hal ini sepadan dengan kualitas hidupyang didapatkan di Singapura. Dengan fasilitas sarana dan prasana yang menunjang, sebanyak 64 persen ekspatriat berhasil mengalami peningkatan kualitas hidup.


2.Paris, Perancis

Sebelumnya, Paris berada di peringkat ke-8 dalam daftar kota termahal di dunia. Bahkan Paris adalah satu-satunya yang masuk sebagai 10 kota yang menggunakan mata uang euro.

Sebagai negara terbesar ke-6, Perancis sangat ketat dalam menetapkan kebijakan pajaknya. Pada 2017 lalu, mereka telah memberikan lapisan baru atas pajak penghasilan. Yakni 15 persen untuk yang terendah, 28 persen untuk tarif menengah, dan 33,33 persen untuk tarif tertinggi.

Hong Kong

Hong Kong turun dua peringkat ke posisi empat dengan nilai indeks 111. Tampaknya hal ini juga diakibatkan beberapa harga barang di Hong Kong ikut turun. Misalnya pada 2017 harga satu kilogram roti dibanderol Rp 64 ribu, sekarang hanya Rp 57 ribu.

Sayangnya menurut EIU, Hong Kong dinilai sebagai tempat paling mahal di dunia untuk membeli barang pokok.

Namun, untuk tiket bioskop termasuk murah dalam standar Hongkong, yaitu Rp 250.000 untuk dua orang.

Oslo, Norwegia

Tahun ini adalah pertama kalinya Oslo masuk ke dalam daftar 10 kota termahal di dunia. Oslo ditetapkan sebagai kota termahal untuk kencan hingga tahun lalu.

Menghabiskan liburan di Oslo bisa menghabiskan uang hingga Rp 2 juta per harinya. Dalam daftar 10 besar ini, Oslo merupakan kota paling mahal untuk biaya BBM sekitar Rp 27 ribu.

Seoul,Korea Selatan

Berbeda dengan Jepang, Korea Selatan masih dinilai sebagai 10 kota termahal di dunia. Apalagi tahun lalu, kedua negara tersebut sama-sama mengalami deflasi dan devaluasi.

Sebuah faktor penting dalam menentukan biaya hidup karena melemahnya mata uang dan turunnya harga lokal. Menurut EIU harga kebutuhan pokok di Seoul hampir 50 persen lebih mahal daripada New York.

Geneva / Jenewa, Swiss

Dibandingkan Seoul, harga di Ganeva masih lebih murah dan terjangkau.

Misalnya roti di Ganeva hanya dibanderol Rp 80 ribu, sedangkan di Seoul sekitar Rp 200 ribu. Namun, sama halnya dengan Zurich, biaya hidup di Ganeva terasa mahal terkait tempat tinggal dan transportasi. Biaya sewa rumah di Swiss biasa dipatok sekitar 2.000 Swiss franc atau senilai Rp 29 juta per bulan.

Bayangkan saja harga setengah kilogram ayam bisa mencapai Rp 178.000 dan roti panggang isi daging, telur, sayur, dan keju bisa mencapai harga Rp 377.000.

Kopenhagen, Denmark

Tak hanya wisatanya yang menarik, piilhan sekolah di sini juga sangat baik. Sayangnya, bahan makanan di sini diakui sangat mahal oleh beberapa wisatawan. Sekali belanja untuk kebutuhan sehari-hari memerlukan biaya sekitar Rp 228 ribu.

Selain itu, harga sewa kamar kosongan di Kopenhagen dibanderol Rp 9-13 juta per bulan. Sedangkan, untuk satu apartement kosongan harganya bisa mencapai Rp 18 juta per bulan.

Sydney, Australia

Pada 2017, Sydney masih bertahan dalam peringkat 20 besar. Sebagai salah satu kota terbaik untuk sekolah, Sydney memang dikenal memiliki biaya hidup yang cukup mahal.

Ongkos yang paling mahal adalah kebutuhan sewa flat. Rata-rata flat di tengah kota berkapasitas 2-4 orang dibanderol sekitar Rp 16 juta per minggu. Sedangkan, yang agak jauh dari kota, sekitar Rp 6-12 juta per minggu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini